Bukan Aphelion, tapi penyebabnya Angin dingin dan kering dari Australia

Suhu Dingin di Indonesia bukan disebabkan Aphelion, tapi Angin dingin dan kering dari Australia

jetemarket.com Beberapa hari ini, udara terasa lebih dingin di waktu malam dan pagi hari ini. Bahkan di beberapa tempat di Indonesia, terjadi suhu yang cukup ekstrim, menurun dari suhu biasanya.

Bahkan suhu dingin ini mampu menyebabkan butir-butir embun berubah menjadi es, yang terjadi di  Gunung Semeru, Gunung Lawu dan tentu saja Dataran Tinggi Dieng.

Apa yang sebenarnya terjadi?

Isu yang berkembang di media sosial, suhu dingin ini disebabkan oleh Aphelion, yaitu sebuah kondisi dimana Bumi sedang berada pada posisi terjauhnya dari Matahari. Ya kita tentu sudah tahu bahwa, Lintasan orbit Bumi yang mengelilingi Matahari berbentuk ellips/lonjong.

Setiap tanggal 6 Juli, Bumi akan berada pada posisi terjauhnya dari Matahari yaitu Aphelion, dan berada pada posisi terdekatnya setiap tanggal 2 Januari (Perihelion).

Hal inilah yang menyebabkan, sebuah teori bahwa semakin bumi menjauh dari matahari maka bumi akan terasa lebih dingin, dengan asumsi bahwa Matahari adalah sumber panas.

Benarkah? Jarak rata-rata Bumi ke Matahari adalah sepanjang 150 juta kilometer. Nah, saat berada di posisi aphelion inilah, jarak Bumi ke Matahari berubah menjadi 152 juta kilometer. Dan saat berada di posisi perihelion, jarak Bumi ke Matahari sepanjang 147 juta kilometer.

Dengan selisih jarak yang cukup jauh ini, yaitu sebesar 5 juta kilometer. Ternyata tidak memberikan dampak signifikan pada perbedaan suhu bumi. Suhu rata-rata di Bumi adalah  14°C. Sedangkan Selisih suhu saat perihelion dan aphelion hanya berbeda  2,3°C. Lah..? Kan adam perbedaan? Tentu ada pengaruhnya kan? Benar bawah akan ada pengaruhnya, tapi hanya berpengaruh kepada suhu rata-rata di seluruh tempat di Bumi saja.

Sampelnya, gunung memiliki permukaan tinggi, tapi puncak gunung mestinya panas, karena semakn dekat dengan matahari, fakatanya beda kan?

Lalu? Apa sih penyebab suhu udara akhir-akhir ini menjadi dingin?

Angin dingin dan kering dari Australia-lah penyebabnya. Angin ini membuat suhu menurun di beberapa wilayah Indonesia. Angin yang memiliki udara kecil, serta bergerak dengan kencang, menghembuskan efek wind-chill, sehingga suhu udara menjadi semakin dingin.

Detail teori ini, bisa anda baca di berbagai situs sains

Tapi kalo kamu pengen, ngeGame dengan smartphone yang tahan panas. Kamu bisa memilihnya disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Kategori Produk